Sajak Cerita Buah Surga

Aku itu seperti tuan rumah yang sedang menjamu tetamu
sementara di waktu yang sama
aku punya janji di luar sana
dengan kekasihku

Menghormati tamu, memanjakannya wajib hukumnya
Menepati janji, pun lebih wajib lagi

Akhirnya kuputuskan meninggalkan tamu
ku beritahu ia, Aku ada janji dengan kekasihku

Seperti dulu saat ku sedang asyik di surga
Aku ada janji dengan KEKASIHKU untuk turun ke dunia
Apadaya karena memakan buah surga adalah jalan satusatunya
Kuhabiskan saja selahaplahapnya dan Aku tak mungkin dipersalahkanNya

***
Tag: sajak cerita buah surga

About alifbatatsa


40 responses to “Sajak Cerita Buah Surga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: