Kenapa Malam Begitu Sebentar?

Aih, Kenapa malam begitu sebentar?
Tiba tiba Adzan shubuh terdengar
padahal cumbuanmu baru saja menghajar
membekas di leher, biru, seperti memar

Duh, belum sampai cinta ke puncaknya
belum usai, belum memadai kita bercinta
ranjang kelambu sedih, seperti tak puas
di sela pualam di bibirmu, jernih, indah terhias

Aih, Kenapa Malam begitu sebentar?
di igauan campur kantukmu itu kudengar
Kenapa fajar cepat menyergap?
Ketika panah cinta belum tertancap

*****
notes: Kalo termasuk kocak diikutkan ke kontes puisinya mbak Fanny Fredlina dan Vixxiountuk novel lolita. He

About alifbatatsa


31 responses to “Kenapa Malam Begitu Sebentar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: