Pantun se-Pantun Pantun-Nya

Membuka tulisan Pantun untuk melanjutkan Talibun, Seloka, Gurindam, Syair, Wangsalan, dan Mantra;Yaitu yang termasuk Jenis2 Puisi Tradisional Kita, Ada baiknya Saya mereferensikan (menautkan link) Ke Blog2nya Bang Attayaya. Dengan blog2nya beliau yang sangat kental dengan Budaya Melayu( Tamadun Melayu, Butang Emas).

Sesudahnya baru membahas Pantun yang inipun Saya himpun tanpa ampun dari berbagai sumber, semoga saja ada manfaatnya…🙂

Pantun
Asal Kata Pantun :
Kata Pantun boleh jadi diambil dari bentuk krama bahasa jawa: pari, yang sama dengan kata pari dalam bahasa sansekerta: Paribhasya(pribahasa) yang artinya susunan atau aturan. Dr. Bransetter mencoba menguraikan kata Pantun dari akar kata tun yang kemudian menjadi tuntun yang artinya menyusun atau teratur. Dalam Bahasa Tagalok menjadi kata tonton yang artinya berbicara menurut aturan tertentu. (Drs Zubir Usman:1954)

Definisi Pantun
Menurut Kamus Dewan, (1986:813)

“… sejenis puisi lama yang terdiri daripada empat baris dalam tiap-tiap rangkap yang mempunyai pembayang dan maksud …”

Kamus Umum Bahasa Indonesia (hlm. 710)

“… sajak pendek, tiap-tiap kuplet biasanya empat baris (abab) dan dua baris yang dahulu biasanya untuk tumpuan sahaja …

Menurut Zaaba (1965:218)

“… perkataan pantun itu pada mulanya dahulu dipakai orang dengan makna seperti, umpama, laksana … “

Ciri Ciri Pantun:
a. mempunyai bait dan isi,
b. setiap bait terdiri atas baris-baris,
c. jumlah suku kata dalam tiap baris antara delapan sampai dua belas,
d. setiap bait terdiri atas dua bagian, yaitu sampiran dan isi.

Anjing hutan suka melolong (sampiran)
Jangan suka bicara bohong (isi)

Pintu diketuk ada tamu (sampiran)
Rajin membaca bertambah ilmu (isi)

(Pantun dua baris)

Pantun empat baris

Desa sawah mulai menghijau (sampiran)
Di tengah ada pematang (sampiran)
Apa arti bertindak maju
Kalau tanpa pemikiran matang

e. Bersajak ab ab

Contoh Contoh Pantun :

Pantun anak

Enak nian buah belimbing
Mencari ke pulau sebrang
Main bola ada pembimbing
Binatang apa berhidung panjang?

Pantun jenaka

Orang mudik bawa barang
Pakai kain jatuh terguling
Kamu senang dilirik orang
Setelah sadar ternyata juling

Indah nian sinar mentari
Purnama datang tak berbelah
Melihat orang malas berlari
Ternyata sandal tinggi sebelah

Pantun sukacita

Gurih nian ikan gurami
Tambah nikmat dengan kacang
Alangkah senang hati kami
Panen raya telah datang

Pantun kiasan

Luas nian samudra raya
Pagi-pagi nelayan melaut
Tak berguna memberi si kaya
Bagai menebar garam di laut

Pantun nasihat

Jalan-jalan ke Semarang
Bawa bandeng tanpa duri
Belajar mulai sekarang
Untuk hidup kemudian hari

Pantun dukacita

Beras miskin disebut raskin
Yang mendapat tak semua
Aku ini anak miskin
Harta benda tak kupunya

Pantun budi pekerti

Siapa yang tak simpatik
Melihat bunga dahlia
Kulit putih berwajah cantik
Sudah ayu berhati mulia

Pantun agama

Minum susu di pagi hari
Tambah nikmat tambah cokelat
Pandai-pandai membawa diri
Siapa tahu kiamat sudah dekat

Pantun Adat

Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka

Bukan lebah sembarang lebah
Lebah bersarang dibuku buluh
Bukan sembah sembarang sembah
Sembah bersarang jari sepuluh

Pohon nangka berbuah lebat
Bilalah masak harum juga
Berumpun pusaka berupa adat
Daerah berluhak alam beraja

Pantun Peribahasa

Harapkan untung menggamit
Kain dibadan didedahkan
Harapkan guruh dilangit
Air tempayan dicurahkan

Pohon pepaya didalam semak
Pohon manggis sebasar lengan
Kawan tertawa memang banyak
Kawan menangis diharap jangan

Pantun teka-teki

Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk dihidung ?

Beras ladang sulung tahun
Malam malam memasak nasi
Dalam batang ada daun
Dalam daun ada isi

Sumber:
definisi pantun (http://gencistra.blogspot.com/2009/02/definidi-pantun.html),Buku Anatomi Sastra Atar Semi.
ciri2 pantun (http://okrek.blogdetik.com/menulis-pantun-ciri-ciri-pantun-bentuk-dan-jenis-pantun)
Contoh Contoh Pantun (http://okrek.blogdetik.com/menulis-pantun-ciri-ciri-pantun-bentuk-dan-jenis-pantun),(http://kerana-manisnya-epal.blogspot.com/2009/01/contoh-contoh-pantun.html)

tag:pantun sepantun pantun nya

About alifbatatsa


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: